Lokasi

Jl. Kayu Manis Timur No.17, Jakarta Timur

Telepon

021 8508 665

Email

info@sman31jakarta.sch.id

Mengenal Dasar-dasar Mutasi Genetika

Apakah sebelumnya Anda pernah mendengar dengan istilah mutasi genetika? Jika sebelumnya pernah mendengar, jadi genetika merupakan ilmu pewaris dari faktor keturunan atau hereditas.

Sedangkan mutasi dalam hal ini merupakan perubahan materi genetik mulai dari gen maupun kromosom yang diwariskan ke keturunannya pada suatu sel. Penyebab mutasi genetika dari bahan kimia (mutagen), radiasi atau virus.

Pada umumnya karena disebabkan ketika terjadi pembelahan sel atau saat proses meiosis berlangsung ada kesalahan replikasi materi genetika. Nah untuk lebih jelas lagi simak berikut ini mengenai pengertian,  jenis hingga dampak mutasi.

Pengertian

Mutasi genetik adalah perubahan yang terjadi dalam kondisi tingkat kromosom secara mendadak. Mutasi sendiri memiliki sifat turun menurun terhadap jumlah genetik atau susunan pada kromosom (RNA atau DNA).

Mutasi genetik juga akan menyebabkan tingkatan sel atau individu sifatnya akan berubah. Akan tetapi DNA yang berubah belum tentu mutasi. Di bawah suatu kondisi kriteria mutasi antara lain:

  • materi genetik DNA akan mengalami perubahan
  • Perubahan sifatnya tidak dapat diperbaiki
  • Hasil perubahan tersebut akan diwariskan kepada keturunan secara genetik

Istilah lainnya Mutagenesis adalah terjadinya peristiwa mutasi. Muatan adalah organisme yang mengalami mutasi dan sebelum hasil mutasi menunjukkan fenotip. Mutagen adalah faktor yang menyebabkan terjadinya mutasi.

Penyebab

Faktor yang menyebabkan terjadinya mutasi ini berasal dari aspek variabel faktor lingkungan. Atau biasa disebut dengan mutagen. Berikut faktor-faktor penyebab mutasi di lingkungan diantaranya:

  • Fisika (Radiasi)

Mutasi genetik ini berasal dari faktor fisika seperti radiasi. Radiasi yang dipancarkan dari bahan radioaktif, bisa berubah menjadi zat lain secara spontan yang mengeluarkan radiasi. Ada yang menimbulkan radiasi ionisasi ada yang tidak.

Radiasi yang bersifat mutasi genetik ini berasal dari pancaran neutron ion-ion berat, partikel beta, sinar kosmis, sinar gamma, sinar ultraviolet, sinar-X dan sinar lainnya yang memiliki daya ionisasi.

  • Kimia

Mutasi genetik dari bahan kimia ini seperti zat digitonin dan kolkisin. Kolkisin merupakan zat yang bisa menghambat pembelahan sel pada anafase dan pada proses anafase dapat menghalangi terbentuknya benang-benang spindel. Misalnya zat pestisida dan makanan atau minuman.

  • Biologi

Virus penyebab kerusakan kromosom ini lebih dari 20 macam, mulai dari virus campak, virus hepatitis dapat menimbulkan aberasi pada sumsum tulang dan darah, demam kuning selain itu cacar juga akan menyebabkan aberasi.

Jenis-jenis

Berdasarkan tingkatannya mutasi gen merupakan mutasi titik, sementara mutasi kromosom dikenal sebagai aberasi. Berikut jenis-jenis mutasi genetik di antaranya:

  • Mutasi titik (gen)

Mutasi gen atau bagian dalam kromosom dari sel. Berfungsi untuk menyampaikan mengenai informasi genetik yang ada pada DNA dari orangtua ke anak. Mutasi gen merupakan perubahan materi genetik pada gen urutan basa Nitrogen dari DNA.

Terjadinya mutasi gen ini karena terdapat perubahan pada jenis basa nitrogen,  jumlah basa nitrogen atau perubahan letak urutannya pada rantai nukleotida. Contohnya pada reaksi asam nitrit dengan adenin yang menjadi zat hipoxanthine.

  • Mutasi besar (gross mutation)

Mutasi ini biasa disebut dengan aberasi kromosom yaitu terjadi perubahan genetik pada jumlah kromosom dan urutan atau susunan gen yang ada pada kromosom. Biasanya terjadi karena mitosis sedikit dan kesalahan meiosis atau pada tumbuhan.

  • Mutasi aneuploidi

Mutasi ini merupakan perubahan pada jumlah set kromosom karena jumlah nitrogen. Aneuploidi dibedakan menjadi 2 yakni allopoliploidi dan autopoliploidi. Autopoliploidi akan menggandakan nitrogen karena kesalahan meiosis, sementara allopoliploidi adalah hibrid atau perkawinan dengan spesies yang jumlah set kromosomnya berbeda.

  • Mutasi aneusomi

Perubahan pada jumlah kromosom. Penyebabnya karena anafase lag atau peristiwa benang-benang spindel tidak melekat ke sentromer dan gagal terpisah atau disjunction. Hal ini akan menyebabkan manusia sindrom klinefelter, sindrom turner, sindrom patau dan lainnya.

Dampak negatif

Hal ini akan menyebabkan dampak negatif yakni kelainan pada manusia seperti sindrom jacob, sindrom down, sindrom turner dan lainnya. Tidak hanya itu menggunakan sinar radioaktif juga akan mengakibatkan cacat bawaan pada janin atau sel kanker.

Dampak positif

Akan tetapi ada dampak positif yang didapatkan yakni mutasi radiasi dengan sinar gamma yang dapat menciptakan bibit unggul, menghasilkan buah tanpa biji yang terbentuk varietas tanaman baru dan meningkatkan hasil antibiotika pada mikroorganisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini

Ada Pertanyaan

Apabila ada informasi lain yang ingin anda ketahui, silahkan hubungi kontak di bawah ini

Didukung Oleh :